TRANSFORMASI HUNIAN TRADISIONAL MENJADI AKOMODASI PENGINAPAN: KAJIAN POLA SPASIAL DAN ARSITEKTUR LOKAL BALI DI DESA PELIATAN, UBUD

Authors

  • I Putu Hartawan Universitas Warmadewa, Indonesia
  • Putu Siskha Pradnyaningrum universitas warmadewa, Indonesia

Keywords:

transformasi hunian, homestay, arsitektur vernakular Bali, pola spasial, pariwisata berkelanjutan

Abstract

Pertumbuhan pariwisata di Ubud telah memicu perubahan ruang hunian tradisional menjadi guest house atau homestay. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan pola pemanfaatan ruang dan gaya arsitektur dalam transformasi fungsi hunian di Desa Peliatan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan observasi lapangan terhadap empat sampel hunian dari total 47 rumah yang mengalami perubahan fungsi. Data dikumpulkan melalui dokumentasi spasial, wawancara dengan pemilik dan wisatawan, serta studi literatur. Hasil menunjukkan bahwa penginapan umumnya berada di area tengah (61,7%) dan belakang (27,7%) dengan kecenderungan mempertahankan struktur rumah Bali tradisional. Gaya arsitektur yang dominan adalah Neo-Vernakular (68,1%) dan sebagian menggunakan pendekatan Modern Minimalis (31,9%). Studi ini menyoroti adaptasi ruang berbasis budaya lokal sebagai strategi pelestarian identitas arsitektural dalam dinamika pariwisata.

References

Acwin. (2003). Arsitektur tradisional Bali dan pembagian ruang sakral-profan. Denpasar: Universitas Udayana Press.
Astawa, I. M. (2020). Adaptasi fungsi rumah tradisional Bali terhadap kebutuhan pariwisata. Jurnal Arsitektur Nata, 8(2), 45–53.
Astawa, I. M., et al. (2019). Peran masyarakat dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan di Bali. Jurnal Pariwisata Berkelanjutan, 7(1), 12–25.
Astrama, I. N. G., & Darsana, I. N. (2023). Digital nomad dan peluang pengembangan homestay di Bali. Jurnal Pariwisata Indonesia, 15(1), 88–97.
Cohen, E. (1984). The sociology of tourism: Approaches, issues, and findings. Annual Review of Sociology, 10, 373–392.
Datang, I. K., et al. (2022). Homestay sebagai akomodasi berbasis budaya di Bali. Jurnal Pariwisata Budaya, 4(2), 102–113.
Frampton, K. (1983). Towards a critical regionalism: Six points for an architecture of resistance. In H. Foster (Ed.), The anti-aesthetic: Essays on postmodern culture (pp. 16–30). Bay Press.
Goodwin, H., & Santilli, R. (2009). Community-based tourism: A success? ICRT Occasional Paper, 11. Leeds Metropolitan University.
Jamal, T. (2011). Theorizing community for sustainable tourism. Annals of Tourism Research, 38(4), 964–988.
Junaid, I., Salam, R., & Salim, A. (2018). Homestay dan guest house: Alternatif akomodasi pariwisata berkelanjutan. Jurnal Pariwisata Nusantara, 6(2), 55–64.
Lawrence, R. (1987). Housing, dwellings and homes: Design theory, research and practice. John Wiley & Sons.
Murphy, P. E. (1985). Tourism: A community approach. Routledge.
Nvianto, H. (2023). Gaya arsitektur modern minimalis pada bangunan hunian di perkotaan. Jurnal Arsitektur Nusantara, 11(2), 85–92.
Octaviani, N. M., et al. (2023). Klasifikasi akomodasi wisata di Ubud, Bali. Jurnal Kepariwisataan, 5(1), 55–66.
Pengantar. (2008). Pengantar arsitektur dan gaya desain bangunan modern. Yogyakarta: Pustaka Arsitektur.
Prabawa, I. G., et al. (2021). Dampak pembangunan akomodasi wisata terhadap lingkungan di Bali. Jurnal Lingkungan Tropis, 9(2), 101–112.
Purnama, I. K., & Ardika, I. W. (2020). Ubud sebagai destinasi wisata budaya dan alam. Jurnal Kepariwisataan Budaya, 3(2), 75–85.
Purnomo, H., & Sitohang, L. (2024). Dampak alih fungsi lahan pada perkembangan pariwisata di Bali. Jurnal Tata Ruang dan Pariwisata, 12(1), 45–59.
Rapoport, A. (1969). House form and culture. Prentice-Hall.
Saidi, A. (2019). Neo-vernakular dalam konteks arsitektur Indonesia kontemporer. Jurnal Arsitektur Komposisi, 13(1), 45–53.
STIRWORLD. (2022). Vernacular heritage and modern minimalism in Bali’s hospitality architecture. Retrieved from https://www.stirworld.com
Sulistyawati, T., Widhari, I. A., & Suardana, I. K. (1985). Peranan rumah tradisional Bali dalam kehidupan sosial dan budaya. Denpasar: Universitas Udayana.
Suryawan, I. G. A. (2019). Struktur tata ruang dan fungsi bangunan tradisional Bali dalam konteks modernisasi. Jurnal Arsitektur Bali Dwipa, 5(1), 23–34.

Additional Files

Published

2024-02-29

How to Cite

[1]
I Putu Hartawan and Putu Siskha Pradnyaningrum 2024. TRANSFORMASI HUNIAN TRADISIONAL MENJADI AKOMODASI PENGINAPAN: KAJIAN POLA SPASIAL DAN ARSITEKTUR LOKAL BALI DI DESA PELIATAN, UBUD. Jurnal Anala. 14, 1 (Feb. 2024), 1–14.

Issue

Section

Articles

Citation Check

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.